Hukum Cincin Pernikahan dalam islam

Tradisi Cincin Pernikahan

Seperti kita ketahui, dalam rukun dan syarat pernikahan sendiri, dalam pernikahan ritual memakai cincin atau tukar cincin pernikahan memang tidak ada, jadi bukan termasuk syarat sah untuk menikah. Ritual tukar cincin dalam pernikahan, sebenarnya merupakan kebiasaan atau tradisi dari bangsa Eropa, tepatnya bangsa Romawi dan Yunani sebagai golongan non-muslim. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa memakai cincin pernikahan sebagai tradisi dari bangsa Cina, yang bertujuan untuk mengikat 2 insan yang membangun sebuah hubungan rumah tangga supaya langgeng.

Hukum Cincin Perkawinan Dalam Islam

Tradisi tukar cincin dan memakai cincin perkawinan dalam Islam sendiri memang masih diperdebatkan bagi kalangan ulama. Beberapa ulama ada yang memperbolehkan, tapi sebagian lainnya ada pula yang melarangnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita ulas di bawa ini.

  1. Larangan Memakai Emas Bagi Kaum Pria

Larangan memakai cincin bagi pria dikarenakan dalil dari hadits Rasulullah SAW yang melarang pria memakai perhiasan, baik dari emas ataupun sutera. Hal ini dijelaskan lewat hadits HR. AN Nasai dan Ahmad yang menyatakan bahwa sutra dan emas dihalalkan bagi kaum wanita, tapi diharamkan untuk kaum pria.

  1. Bolehnya Memakai Cincin Pernikahan

Beberapa ulama mempunyai pendapat lain, yaitu diperbolehkannya memakai cincin perkawinan. Adapun yang mendasarinya ialah bolehnya memberikan mas kawin atau mahar dari mempelai pria kepada mempelai wanita. Dimana mahar ialah benda yang biasanya diberikan sebagai simbol cinta dari seorang suami untuk istrinya.  Hal ini telah dijelaskan lewat surat An-Nisa ayat 4.
Alternatif Bahan Cincin Kawin yang Bisa Dipilih
Dikarenakan pria tidak boleh mengenakan cincin kawin berbahan emas, maka sebaiknya Anda memilih cincin kawin dari bahan lainnya. Berikut ini adalah berbagai alternatif bahan cincin kawin yang bisa Anda pilih di luar emas.

  • Palladium

Bahan ini bersifat solid, sehingga tidak mudah pudar. Bahan ini juga jauh lebih tahan gores, karena bercampur alloy yang membuatnya menjadi lebih kuat. Selain itu, cincin dari bahan ini juga memiliki harga yang jauh lebih murah dibandingkan emas. Anda dapat menggunakan cincin palladium untuk memberikan kesan elegan.

  • Silver/Perak

Masih masuk dalam logam mulia, silver memiliki sifat yang lembut, sehingga terlihat halus dan rapi. Logam yang satu ini juga cukup lunak, sehingga lebih gampang dibentuk sesuai keinginan. Tidak hanya itu, cincin perak memiliki warna serupa dengan emas putih sesudah finishing dan bahan ini cukup dipoles ulang untuk menjaga warna cincin. Terkait harga, bahan silver ini masih lebih murah daripada emas dan bahan lainnya.
Baik Anda menggunakan mahar berupa cincin kawin ataupun tidak, semua tergantung keyakinan dan niat masing-masing. Satu hal yang pasti, yaitu hal itu tidak mengurangi kesakralan pernikahan itu sendiri. Bagi Anda yang memutuskan untuk melakukan tukar cincin, maka Anda dapat memperoleh cincin kawin berkualitas hanya di Rumah Cincin Kawin. Hal ini dikarenakan Rumah Cincin Kawin adalah sebuah butik perhiasan di Indonesia yang dapat melakukan pembelian secara offline maupun online. Sebagai sebuah butik perhiasan ternama, tentunya Rumah Cincin Kawin menyediakan berbagai koleksi perhiasan yang bisa Anda intip pada gallery. Untuk informasi lebih lanjut, dapat Anda peroleh melalui website official Rumah Cincin Kawin di rumahcincinkawin.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.